Halaman

Minggu, 29 April 2012

Hapus Status Anak Kecil

Saat mau melakukan sesuatu sendirian, seperti berangkat sekolah, mau hang out sama teman di mall sampai mengurus diri sendiri pun kita masih diawasi sama orangtua dan saudara kita. Intinya, kita masih diperlakukan bagaikan anak balita di keluarga, meskipun usia kita sudah bertambah. Sebelum menjadi kebiasaan yang bikin kita jadi manja, sebaiknya mulai “protes”.

Wake up!
Pertama-tama kita harus sadari dulu, apakah kita masih bertingkah seperti anak kecil? Mungkin saja keluarga selalu menganggap kita seperti anak kecil karena memang kelakuan kita yang nggak pernah dewasa. Jika memang begitu, berarti kita harus mulai bertekad untuk mengubah sikap ini.

Tunjukin ke orang tua
Cara paling ampuh untuk menghilangkan cap anak kecil adalah membuktikan kedewasaan kita. Misalnya, tunjukkan ke keluarga kalau kita bisa dipercaya pergi sendirian ke sekolah atau main dengan teman. Jaga kepercayaan ortu dengan tidak melanggar aturan mereka sehingga rasa was-was mereka pun berkurang.

Bicarain baik-baik.
Selain itu coba deh, ngobrol sama ortu kalau sudah saatnya mereka mulai memperlakukan kita sesuai umur kita. Utarakan maksud kita ini secara baik dan jelas, sehingga ortu pun bisa melihat bahwa kita memang sudah pantas dianggap anak besar .

Cari orang ketiga. Kalau cara-cara di atas nggak mempan juga untuk melepaskan status “bayi dalam keluarga” di diri kita. Mungkin bisa dicoba untuk mencari orang ketiga, misalnya kakak, untuk bicara sama ortu. Orang ketiga ini juga bisa jadi saksi kita untuk memperlihatkan ke ortu kalau kita memang sudah besar, lho. Legita – Foto: Istimewa

Tidak ada komentar: